Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semua.
Yang terhormat, Ibu Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Playen.
Yang saya hormati, Bapak dan Ibu Guru beserta staf karyawan sekolah, serta teman-teman yang saya cintai.
Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat walafiat tanpa kurang suatu apapun.
Teman-teman, sekolah sejatinya adalah tempat kita menuntut ilmu, mengukir prestasi, dan merajut benang-benang pertemanan. Namun realitanya, masih banyak siswa yang harus mengalami depresi, takut bersekolah, bahkan putus sekolah. Teman-teman, hari ini saya ingin mengajak semua memikirkan ancaman nyata di depan kita,perundungan.
Berdasarkan data dari Studi Internasional seperti PISA (Programme for International Student Assessment) oleh OECD menempatkan Indonesia di peringkat ke-5 dari 78 negara dengan angka perundungan tertinggi. Angka ini menunjukkan betapa lalainya kita terhadap masa depan negeri ini. Perundungan bukanlah hal sepele, satu ejekan mungkin terdengar biasa bagi pelaku, tetapi bisa menjadi luka mendalam bagi korbannya. Begitu banyak perundungan yang dirasakan teman-teman kita di negeri ini, baik verbal maupun nonverbal.
Dampak dari perundungan ini tidaklah kecil, perundungan dapat menyebabkan luka fisik maupun gangguan psikologis bagi korban .Tidak sedikit siswa yang takut bersekolah, trauma, bahkan putus sekolah. Maka dari itu, kita harus bergerak, kita harus mengubah masa depan negeri ini, sebagai penerus generasi.
Perubahan yang besar itu tidak instan, semua berawal dari aksi kecil kita setiap hari. Marilah kita memulai aksi kecil itu, berawal dari diri kita sendiri. Jadilah teman yang baik dan saling mendukung, bukan jadi perundung.
Sekolah yang nyaman dan aman bukan hanya tugas guru, tapi tanggung jawab kita bersama. Akhir kata saya mengajak teman-teman untuk berkata tidak pada perundungan karena setiap orang berhak merasa aman, dihargai, dan bahagia di sekolah.
Sekian pidato dari saya, apabila ada kata-kata yang kurang berkenan saya mohon maaf.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.












