Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sejahtera. Om Swastiastu. Namo Buddhaya. Salam kebajikan.
Selamat pagi.
Yang terhormat Ibu Kepala Sekolah,
Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru,
Serta teman-teman yang saya banggakan.
Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat. Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan pidato tentang bahaya perundungan.
Teman-teman yang saya banggakan, perundungan merupakan tindakan menyakiti orang lain, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial. Berdasarkan berbagai kasus yang sering terjadi, masih banyak siswa yang mengalami perundungan di lingkungan sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa masalah perundungan masih perlu mendapat perhatian bersama.
Perundungan sering dianggap sebagai candaan, padahal dampaknya bisa membuat seseorang merasa sedih, takut, kehilangan rasa percaya diri, bahkan dapat menggangu semangat belajar.
Oleh karena itu, kita harus saling menghargai, menjaga perkataan, dan tidak mengejek teman. Jika melihat perundungan, kita juga harus berani melaporkannya agar sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman.
Demikian pidato yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian. Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.












